Jika kita berbicara Data Pemerintah maka kembali lagi ke topik "E Govermence" yang pernah saya tulis sebelumnya. Pada umumnya pemerintah Indonesia sudah peduli terhadap penggunaan data dan pemanfaatannya. Halnya saja dirasa cukup kurang, mengapa? Karena data yang dipublikasikan masih kurang up to date dan kurang fair dengan isi containsnya (bagus-bagusin Indonesia banget). Gag ada salahnya sich untuk hal itu wong situs situs dia kok. Yang jadi masalah disini pemerintah kurang memaksimalkan data dalam pengelolaan negara. Kedepan saya harap situs pemerintahan dapat lebih baik, jika perlu ada video conferencing untuk masyarakat Indonesia agar pelayanan dapat lebih baik. Dan saya harap situs situs pemerintahan itu segera disosialisikan ke masyarakat, agar masyarakat dapat berkecimpung serta membangun situs tersebut.
Terimakasih.
Rabu, 21 Januari 2009
Kepedulian Pemerintah Terhadap Data
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 21.36 0 komentar
Strategi Komputerisasi
Di era hidup yang praktis ini kita dituntut untuk dapat menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat. Untuk itu kita harus menguasai strategi komputerisasi. Strategi Komputerisasi disini bukan strategi perang warcraft ataupun starcraft melainkan suatu peralihan sistem yang tadinya dikerjakan secara manual beralih ke penggunaan teknologi komputer guna meningkatkan efektifitas dan efesiensi waktu penyelesaian tugas.
Komputer, hari gini siapa sich yang gag kenal komputer? Komputer merupakan kesatuan alat canggih yang dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas manusia. Mereka yang ingin sukses harus menguasai strategi komputerisasi ini khususnya pelaku-pelaku bisnis ataupun perusahaan. Strategi Komputerisasi juga erat kaitannya dengan internet, dengan internet bisnis akan lebih mudah dengan memanfaatkan e-commerce. Intinya sich mau bersaing didunia bisnis? Kuasailah Jurus Strategi Komputerisasi...
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 21.02 0 komentar
Selasa, 20 Januari 2009
SIM Nas
SIM Nas atau Sistem Informasi Nasional merupakan suatu inisiatif yang dilakukan dalam rangka mengembangkan infrastruktur sistem informasi pemerintahan secara terpadu dan mengintegrasikannya dalam satu kesatuan yang utuh dalam rangka mendukung pencapaian Good Governance.
Secara umum definsi Sisfonas tidak akan pernah lepas dari definsi sistem
informasi yaitu „ Pengelolaan informasi berdasarkan alur kerja/proses bisnis
yang sesuai dengan azas efisiensi dan efektivitas dalam rangka
pencapaian tujuan organisasi“, sedangkan Sisfonas memiliki definisi yaitu „
Pengelolaan informasi diseluruh tingkatan pemerintah secara sistematis
dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat“, kedua hal
tersebut akan melandasi definisi e-government sebagai muara dari seluruh
inisiatif yaitu, Penyelenggaran pemerintahan berbasis elektronik (Teknologi
Informasi) untuk meningkatkan kinerja pemerintah dalam hubungannya
dengan masyarakat, komunitas bisnis dan kelompok terkait lainnya menuju
good governance".
Beberapa kata kunci pengembangan SIM Nas
- Integrasi : Pengintegrasian seluruh aplikasi yang
telah maupun akan dimiliki oleh setiap instansi baik di tingkat pusat maupun daerah kedalam satu simpul jaringan informasi yang disediakan oleh Kementerian Kominfo sebagai fasilitator untuk menghubungkan sistem informasi antar lembaga dan antara pusat serta daerah. - Simpul Informasi : Berkumpulnya jalinan integrasi antar
lembaga dimasing-masing tingkatan pemerintahan baik dipusat maupun
daerah sesuai dengan tingkatan daerahnya masing-masing. - Infrastuktur : Landasan teknis sistem informasi
menyangkut jaringan komunikasi data diantara sistem informasi secara
terintegrasi dan tidak hanya berupa fisik jaringan berupa kabel, router, switch dan berbagai metode lainnya, tetapi juga menyangkut masalah Topologi, Domain, IP Address, Security, Aksesibilitas, Bandwith, Pengaturan kanal dan
aspek teknis serta nonteknis lain yang berkaitan erat dengan jaringan
komunikasi data. - Infostruktur : Infostruktur menyangkut kepada muatan data sebagai sumber informasi yang diolah melalui suatu proses didalam sistem informasi.
- Cetak Biru : Gambaran desain sistem informasi secara konseptual ideal
yang menggambarkan desain secara komprehensif menyangkut arus
informasi mulai dari pemasukan, pengolahan hingga presentasi data menjadi suatu informasi. - Solusi Pentahapan : Solusi pentahapan adalah penjabaran cetak biru yang telah disusun sebelumnya dengan melihat kepada kondisi dan situasi dilapangan dimana
sebelumnya dilakukan pemetaan atas sistem informasi yang ada saat ini
beserta kebutuhan yang ada sehingga dapat dipotret secara jelas mengenai kondisi dan kebutuhan sistem informasi yang ada disetiap instansi baik dipusat maupun daerah. - Pilot Proyek : Implementasi secara terbatas atas TOR sebagai media
pengujian sistem untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang terjadi baik
pada saat implementasi maupun operasi dilapangan. - Implementasi : Penerapan sisfonas yang telah lulus uji dalam
pilot proyek dilokasi-lokasi operasional secara bertahap mulai dari tingkat
pusat, propinsi hingga kabupaten/kota dengan memperhatikan prioritas
implementasi yang berdasarkan kemampuan infrastruktur, beban kerja dan
kompleksitas permasalahan
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 05.33 0 komentar
Jumat, 19 Desember 2008
E - Goverment
Wah wah wah, setelah ada e-commerce, e-learning, e-book, sekarang ada lagi e-goverment. Berkaitan erat dengan artikel Bank Data Nasional yang telah saya tulis sebelumnya. E-goverment disini maksudnya pelayanan pemerintahan yang dapat diakses secara online melalui internet. Tujuannya, tentu saja untuk meningkatkan hubungan pemerintah dengan pihak-pihak lain. Dengan penggunaan Teknologi Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah-masyarakat sipil, pemerintah-pengusaha, pemerintah-agensi perhubungan.
Terimakasih
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 01.29 0 komentar
Bank Data Nasional
FAQ (Frequently Asked Questions) National of Bank Data
Tanya Jawab Seputar Bank Data Nasional :
Tanya : Bank Data Nasional? Apa tuch?
Jawab : Sekumpulan data dari berbagai perusahaan atau lembaga yang tersimpan didalam database Bank Nasional.
Tanya : Perusahaan atau lembaga saja yang tergabung dalam Bank Data Nasional ini?
Jawab : Salah-satunya BPS (Biro Pusat Statistik), perpajakan, DepKomInfo, dll.
Tanya : Data apa saja yang disimpan Bank Data Nasional?
Jawab : Sebuah Bank Data Nasional biasanya berisi data masyarakatnya, luas wilayah, komoditas, dll.
Tanya : Perlu tidak Bank Data Nasional?
Jawab : Perlu! Salah-satunya agar tidak ada lagi orang yang memiliki identitas (KTP) ganda, karena dengan ini sistem birokrasi dapat terpusat pada satu sistem.
Tanya : Bagaimana sikap pemerintah dalam hal Bank Data Nasional?
Jawab : Lemah, kurang tersosialisasikan situs ini, data yang dipapar masih kurang up to date, karena data sebagian diambil dari 1 tahun sebelumnya.
Terimakasih
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 00.03 0 komentar
Minggu, 07 Desember 2008
Inilah Definisinya!
ASCII (American Standard Code for Information Interchange) <=> Standar yang berlaku di seluruh dunia untuk kode berupa angka yang merepresentasikan karakter-karakter, baik huruf, angka, maupun simbol yang digunakan oleh komputer. Terdapat 128 karakter standar ASCII yang masing-masing direpresentasikan oleh tujuh digit bilangan biner mulai dari 0000000 hingga 1111111.
Bandwidth <=> Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network.
CGI (Common Gateway Interface) <=> Sekumpulan aturan yang mengarahkan bagaimana sebuah server web berkomunikasi dengan sebagian software dalam mesin yang sama dan bagaimana sebagian dari software (CGI Program) berkomunikasi dengan server web. Setiap software dapat menjadi sebuah program CGI apabila software tersebut dapat menangani input dan output berdasarkan standar CGI.
DSL (Digital Subscriber Line) <=> Sebuah metode transfer data melalui saluran telepon reguler. Sirkuit DSL dikonfigurasikan untuk menghubungkan dua lokasi yang spesifik, seperti halnya pada sambungan Leased Line (DSL berbeda dengan Leased Line).
E-Mail (Electronic Mail) <=> Pesan, biasanya berupa teks, yang dikirimkan dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet meskipun offline.
Firewall <=> Kombinasi dari hardware maupun software yang memisahkan sebuah network menjadi dua atau lebih bagian untuk alasan keamanan.
Gateway <=> Dalam pengertian teknis, istilah ini mengacu pada pengaturan hardware maupun software yang menterjemahkan antara dua protokol yang berbeda. Pengertian yang lebih umum untuk istilah ini adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem lain yang terhubung dalam sebuah network.
HTML (Hypertext Markup Language) <=> Merupakan salah satu varian dari SGML yang dipergunakan dalam pertukaran dokumen melalui protokol HTTP.
ISDN (Integrated Services Digital Network) <=> Pada dasarnya, ISDN merupakan merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon, sepanjang lokasi tersebut juga terhubung dengan jaringan ISDN.
Network <=> Dalam terminologi komputer dan internet, network adalah sekumpulan dua atau lebih sistem komputer yang digandeng dan membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala yang sangat besar.
POP (Post Office Protocol) <=> Protokol standar yang digunakan untuk mengambil atau membaca email dari sebuah server. protokol POP yang terakhir dan paling populer digunakan adalah POP3. protokol lain yang juga sering digunakan adalah IMAP. Adapun untuk mengirim email ke sebuah server digunakan protokol SMTP.
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) <=> Satu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. TCP/IP harus dapat bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Upstream <=> Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain yang terhubung melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari downstream.
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 08.20 0 komentar
Pengangguran IT
Kalau boleh saya angkat bicara, pengangguran menjadi musuh banyak pihak, menakutkan siapa saja tidak terkecuali dalam dunia Teknologi Informasi (IT). Banyak hal yang membuat profesi IT menjadi pengangguran, padahal profesi IT saat ini menduduki peringkat teratas yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tapi mengapa masih banyak lulusan IT menjadi pengangguran?
Profesi IT merupakan profesi yang bisa dibilang versatilis, mengingat profesi IT dapat diterapkan tanpa harus melalui sebuah pendidikan khusus (Universitas), tidak seperti profesi yang lain seperti profesi pengacara, dokter, atau bahkan pegawai negeri seperti guru merupakan profesi yang harus ditempuh melalui sebuah pendidikan khusus. Sementara profesi IT dapat ditempuh "walau hanya menempuh pendidikan informal". Banyak lembaga kursus yang menawarkan pelatihan untuk bidang IT, seperti programmer, web design, jaringan cisco, database oracle, dll. Sementara apakah profesi seperti dokter ataupun pengacara ada lembaga kursusnya? jawabannya adalah tidak!
Banyaknya lulusan IT dari pendidikan informal membuat profesi dipandang sebelah mata. Padahal apalah arti sebuah perusahaan tanpa orang IT didalamnya?
(THIS ARTICLE IS UNDER CONSTRUCTION)
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 08.05 0 komentar
Minggu, 30 November 2008
Pembajakan Yes Or No??
Cemas, khawatir, malu mengetahui ternyata negeri tercinta saya ini mendapatkan peringkat kelima terbesar dalam hal pembajakan software. Sadar atau tidak, pembajakan software justru bukan membawa keuntungan melainkan membuat kerugian negara ini rugi hingga miliaran dolar per tahunnya.
>> STOP PEMBAJAKAN <<
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 01.33 0 komentar
Tentang Open Sistem
Mungkin diantara kita mengetahui definisi dari open source. Tapi apakah kalian sudah tahu apa itu Open System?
Berbeda dengan Open Source karena Open System sendiri bekerja dalam suatu Open Source. Open System memungkinkan user untuk dapat menjalankan aplikasi atau software di berbagai platform (kolaborasi antar platform) dan hal ini dapat membuat user semakin nyaman.. Trims..
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 01.25 0 komentar
Rabu, 26 November 2008
Kecurangan IT
Telah banyak kecurangan-kecurangan pelaku IT yang tanpa kita sadari telah terjadi disekitar kita. Kecurangan IT disini bukan termasuk kategori kriminal.
Semisal saja perusahaan besar septerti Microsoft, membiarkan para pelajar dan user perorangan menggunakan OS Windows Microsoft bajakan, dengan ketentuan perusahaan atau bisnis kecil seperti warnet yang menggunakan Windows harus menggunakan OS Windows yang asli..
Contoh lain, antivirus dari rusia (Kapersky) yang membiarkan para user membeli yang bajakan,, ternyata setelah 6 bulan user dijebak untuk dengan sistem yang meminta update kapersky yang asli. Perusahaan perangkat jaringan CISCO menyelenggarakan CISCO Akademi yang berbasiskan teknologi CISCO.
Dari instansi negeri ternyata juga ada,, pihak yang membocorkan soal UTS dengan menggunakan sistem IT,, serta dari bidang kesehatan sistem verifikasi untuk Akseskin telah dimanipulasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dan tentu saja diluar sana masih banyak kecurangan IT yang dilakukan..
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 18.12 0 komentar
LSP Telematika Jadi "Calo Sertifikat"
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika dikawatirkan melakukan penyimpangan menjadi 'Calo Sertifikat' layaknya sertifikat palsu yang sebelumnya banyak beredar di kalangan pejabat teras..
Hal ini terlontar sendiri oleh Hidayat Tjokrodjojo, Ketua LSP Telematika. Ia mengaku sempat mengkhawatirkan ajang sertifikasi ini jadi ajang untuk 'calo sertifikat'..
Bagaimana tidak Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika yang didirikan oleh Victor Terenathe ini merupakan lembaga seriftifikasi umumnya yang bertujuan mencari profit.
Bila memang LSP Telematika bertujuan ingin memajukan IT Indonesia mengapa hanya memberikan ujian tanpa diadakannya pelatihan terlebih dahulu. Disini sudah terlihat jelas lembaga ini hanya mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.
Padahal bila kita perhatikan LSP Telematika ini masih berada dibawah naungan pemerintah, dimana seharusnya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti ujian sangatlah besar, misalkan saja untuk paket
Senior Network Administrator dibutuhkan biaya Rp. 1.300.000 Hanya untuk mengikuti ujian (tanpa pelatihan.red). Wah.. wah.. wah.. mahal sekali?? Wajar sekali bila ada kekhawatiran lembaga ini hanya untuk orang yang berduit..... lihat http://www.lsp.telematika.or.id/
Dengan adanya sertifikasi "yang tidak jelas ini" dikhawatirkan membuat lulusan Sarjana Komputer menjadi tidak berharga. Apakah mereka yang bersetifikasi dari suatu lembaga/ instansi IT sudah layak kerja?? Mungkin sebagian sudah tetapi belum bisa disebut profesional IT.
Tidak ada salahnya LSP Telematika berdiri, dengan begini profesi IT lebih diakui dalam dunia kerja. Tetapi perlu di bereskan lagi sistemnya. Demi kemajuan Profesional IT Indonesia. Trims
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 09.52 0 komentar
Harga Seorang Profesional IT
Kalau berbicara profesi IT (Information Technology) pasti banyak orang yang menggelutinya,, tapi apakah mereka sudah disebut "profesional" IT itu sendiri ?? Saya rasa masih banyak yang belum (termasuk saya).
Maraknya lembaga pelatihan dan pendidikan formal maupun non-formal yang mendidik dan menghasilkan lulusan di bidang IT, adalah salah satu contoh makin digemarinya lahan kerja yang satu ini. Meski boleh dibilang tidak murah namun banyak lulusan SMU/sederajat yang akhirnya memilih pendidikan lanjutan di bidang IT. Hasilnya makin banyak tenaga terampil di bidang IT yang siap kerja (meski tidak sepenuhnya terampil). Ironisnya dengan membanjirnya tenaga ahli dibidang IT menjadikan tenaga ahli dipandang hanya sebagai pekerja. Hal ini dapat dilihat dari upah minimum yang diterima tenaga ahli dibidang IT.
Tak jarang para ahli bidang IT hanya sebagai pelengkap dperusahaan swasta ataupun insatansi pemerintah. Anggapan bahwa keahlian IT itu hanyalah keterampilan kerja dan bukan keahlian profesi juga menjadi salah satu penyebab. Serta timbulnya persaingan tidak sehat diantara sesama pekerja IT, menyebabkan harga seorang profesional IT semakin rendah.
Padahal tahun demi tahun kebutuhan seluruh sektor pekerjaan akan bidang IT semakin meningkat, dan kini hampir seluruh sektor pekerjaan berkaitan dengan IT secara langsung maupun tidak langsung. Boleh dikatakan IT kini telah menjadi bagian terpenting bagi perusahaan. Tapi lagi-lagi mengapa upah yang diterima pekerja IT masih sangat minim bila dibandingkan dengan pentingnya IT?
Mungkin inilah saatnya kita mulai berbenah dan mengklarifikasi bahwa keterampilan di bidang IT bukanlah keterampilan kerja biasa, melainkan sebuah keterampilah profesi. Dan pengklasifikasian serta diversifikasinya pun dapat menjadi lebih jelas… sebagaimana kita melihat, misalnya dibidang kesehatan terlihat jelas klasifikasi dokter, perawat, apoteker dst. Didalam bidang IT pun, seharusnya kita membedakan diri dengan jelas antara operator, administrator, teknisi, webmaster, programmer, dst.
Mengapa? hal ini sangat berkaitan erat dengan bagaimana kita dapat mengangkat HARGA seorang profesional IT, sebagai sebuah profesi keterampilan khusus. Sudah saatnya IT dihargai sebagai profesi yang khusus dan para pekerja dibidang IT mendapakatkan penghasilan yang selayaknya..
God Bless U All . . .
Label: All About Love IT Society
Diposting oleh Zai MarsCom di 04.52 0 komentar


